Minggu, 01 Mei 2016

PUTIH

  Gue lagu suka baget sama lagu ini dan lagu ini membuat gue makin jatuh cinta saat gue denger alunan musiknya....


        Putih_Efek rumah kaca

Saat kematian datang
Aku berbaring dalam mobil ambulan,
Dengar, pembicaraan tentang pemakaman
Dan takdirku menjelang
Sirene berlarian bersahut-sahutan
Tegang, membuka jalan menuju tuhan
Akhirnya aku habis juga

Saat berkunjung ke rumah,
Menengok ke kamar ke ruang tengah
Hangat, menghirup bau masakan kesukaan
Dan tahlilan dimulai
Doa bertaburan terkadang tangis terdengar
Akupun ikut tersedu sedan
Akhirnya aku usai juga
Oh, kini aku lengkap sudah



Lagu ini tentu mengingatkan gue Tentang kematian yang bisa merenggut nyawa kita kapan saja dan dimana saja… bisa aja kita lagi makan baso terenak se-asia tenggara truss mati gara-gara keselek sendok…. Atau seumpama kita lagi jalan sore tiba-tiba tawuran kampung sebelah pindah ketempat lu jalan trus lu kecolok samurai 3 meter …(kecoloknya sampe nusuk otak). Apa pesan dari post gue ini? Pesannya cuman satu, terkadang anak muda jaman sekarang ngerasa ahhhhh hidup gue masih lama ini…jiahhh kematian bisa datang kapan aja dan dimana aja dan ada aja orang yang udah 2 abad ngga mati-mati…itu adalah tanda masalah kematian bukan dilihat dari usia tapi kematian adalah hak Tuhan….. bisa aja ini adalah post gue yang terakhir…(soalnya gue lupa password blog gue…Heheheheh) jadi jangan pernah sia-siain hidup lu yang singngkat apalagi dengan pacaran sini pacaran sono….(itu pacaran apa pengalaman kerja???) jadi marilah kita memanfaatkan waktu yang ada ini dengan semaksimal mungkin….
 


Minggu, 24 April 2016

Dilema Para Remaja

   Okeh... kembali lagi ngobrol dengan gue.... kali ini kita mau ngobrolin tentang labilnya anak remaja....
ya... sebagaimana gue juga remaja dan ngerasain apa yang lu semua rasain.... ya mungkin lu yang baru aja putus dengan pacar lu atau lu mungkin baru saja tawuran dengan orang yang lu suka karena beda pendapat dan sebagainya... dan mungkin lu yang tadi malem berantem kayak gini:
Cewe: kamu ngga ngertiin perasaan aku banget sih yang...
Cowo: ya aku minta maaf... aku kan ngga tau yang..
Cewe: jangen ngelawan deh...
Cowo: ya..
Cewe: kan kita udah pacaran 2 hari masa kamu belom ngertiin aku juga sih???
Cowo ya kan aku ngga tau yang kalo kamu ngga suka kita ngbrol kalo aku sambil ngupil...
Cewe: hallah.... alasan aja sih kamu.... kita putus aja deh...
Cowo: ya ellah... kan baru aja annive 2 hari..
Cewe: aku mau kita putus...
   ya gue paham sekali bagaimana sulitnya mengendalikan mood dimasa remaja....
gue baru aja mengalami masa galau dan uji coba.... sebelumnya gue ceritain dulu deh....

   Gue suka sama orang yang dulu adalah temen deket gue..... dan bisa dikatakan ini friendzone namanya.... sebagaimana gue tau dia udah punya pacar dan komit sama pacarnya kalo bisa ngga putus (tapi kalo menurut gue sih kalo bisa putus ya...ngga apa-apa) ini jelas gue bukan PHO karena asal kalian tahu, cinta tak bisa disalahkan....tentu gue ngga mau ngerebut dia dari pacarnya apalagi dari mamanya...(ini jelas ngga nyambung) tapi sebagaimana lu tau juga hati ngga bisa dibohongi... hal ini justru menyusahkan gue karena tampaknya dia juga menyukai gue ( ini gue kaya selingkuhan ya????) yang menjadi masalah besar adalah sangat banyak temannya yang tahu kalo gue suka sama dia dan kayaknya mereka comel sama ceweknya.... ini jelas seperti di pengadilan dan gue seperti orang terdakwa yang maling ayam dibulan purnama dan mau dibakar massa....ini jelas menegangkan buat gue karena baru kali ini gue terlibat dengan kasus serumit ini... dan alhasil gue mengambil keputusan untuk jauhin dia....
 
    Gue pikir semua akan berjalan baik dan membuahkan kebahagiaan kepada gue tapi ternyata semua terbalik 360 derajat.... kenapa? GUE GAAAALLLLLAAAUUUUU... bener-bener susah nyuekin orang yang kita suka... ini jelas menjadi dilema dihati gue dan karena ini asam lambung gue naik, trus gue mulai merasakan fertigo seperti gempa 9,6 skalaricher dan mengalami tsunami hebat seperti menenggelamkan 1/4 bumi ini dan saat aku tenggelam cintaku juga tenggelam masuk ke palung marina dan pecah karena menghantam tebing-tebing tajam (gila ini lebay banget)  tapi serius loh...gue cewe yang jarang nangis tapi kali ini gue nangis (karena duit gue habis) dan gue mulai buat quotes-quotes yang alay seperti ini:"Bila kau mau pergi, pergilah sekarang sebelum rasa kacau ini membunuhku" truss ada juga yang begini: " bila dengan menyakitiku membuat kau bahagia maka lakukanlah..." apa..... coba???... alay banget kan.....
 
    Dan sekarng gue tahu kenapa remaja jaman sekarang sering banget galau trus nyanyi "haruskah ku mati karenamu.... ????" mati tinggal mati pake ijin...ckckckc ya kan aneh gitu.... kadang kita suka galau ngga jelas karena kita kurang deket sama Tuhan.... kalo kita udah deket banget sma Tuhan kita bakal ngerasain kasih yang tiada duanya maka kita ngga akan galau dengan hal-hal yang ngga jelas....nahhh... mari yok kita deket sama Tuhan sehingga masalah apapun tidak membuat kita galau sampe minum baygon....

Minggu, 17 April 2016

Johann Sebastian Bach

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Johann Sebastian Bach
Johann Sebastian Bach (lahir di Eisenach, Jerman, 21 Maret 1685 – meninggal 28 Juli 1750 pada umur 65 tahun) adalah seorang komponis Jerman. Ia menggubah musik untuk alat musik organ, harpsichord, clavichord, dan juga untuk orkestra. Ia telah menggubah lebih dari 1000 lagu. Set lagu oleh Bach Brandenburg Concertos, lagu gereja Mass in B minor, adalah yang paling terkenal.

Biografi

Para musikolog membagi seluruh komposisi Bach dalam lima masa, masing-masing komposisi memperlihatkan perbedaan gaya yang cukup spesifik jika saling dibandingkan tahun pembuatannya. Yang membuat gaya lagu Bach berbeda dari yang lain adalah bahwa semua lagu yang dibuatnya baik lagu Jesu Joy of Man's Desiring atau lagu yang kebanyakan dibuatnya ditujukan untuk Tuhan.

Masa Pertama

Johann Sebastian Bach lahir pada tanggal 21 Maret 1685 di kota Eisenach, Jerman. Ayahnya bernama Johann Ambrosius Bach, dia adalah seorang pemain terompet dan dirigen orkes kota tersebut[2]. Johann Sebastian adalah anak bungsu dari delapan bersaudara. Pada saat orangtua Bach meninggal pada tahun 1695 dia pindah ke Ohrdruf dan diasuh oleh kakak laki-lakinya, Johann Christoph Bach. Di Ohrdruf, Bach melanjutkan pendidikannya ke sekolah Lyceum. Bach cukup berprestasi di sekolahnya, dari kakaknya Bach diajarkan bermain organ dan kemungkinan juga belajar bermain biola. Bach belajar sendiri ilmu komposisi dengan cara biasa dan lazim pada zaman itu, yaitu menyalin buku musik komposisi-komposisi komponis Barok.
Pada umur 15 tahun, Bach terpaksa keluar dari rumah kakaknya karena jumlah anggota keluarga mereka terus bertambah. Bach melalui perantaraan pemimpin musik sekolahnya menjadi anggota penyanyi koor di gereja Michaliskirche, di kota Luneburg. Bach bertemu dengan komponis penting pada masa itu, George Boehm (1661-1773), Bach kemudian menjadi muridnya dalam bidang komposisi.

Masa Kedua

Pada tahun 1702, pada Bach berangkat dari Luneburg dan mencari pekerjaan sebagai organis. Pekerjaan sebagai organis umumnya diberikan pada kepada pemusik yang menang dalam lomba improvisasi untuk organ. Bach memenangkan lomba tersebut dan mendapat jabatan di kota Sangerhausen, namun pangeran setempat tak setuju dan mengangkat orang yang lebih tua dari Bach. Pada tahun 1703, Bach mendapat tugas sebagai pelayan dalam memainkan musik untuk salah satu pangeran di Weimar, pada masa tersebut Weimar diperintah oleh dua pangeran. Pangeran pertama adalah pimpinan dan yang kedua adalah wakilnya. Pada tahun yang sama, Bach mendapat pekerjaan sebagai pemain organ di gereja kota Arnstadt. Pada masa ini Bach mengalami konflik dengan para anggota koor, dia tak dapat bekerja sama dengan anggota koor sehingga sering terjadi kesulitan dan berselisih paham dalam latihan koor.
Pada tahun 1705, Bach diizinkan cuti dan ia pergi kota Lubeck untuk mendengarkan penampilan Dietrich Buxtehude, Bach mengharapkan agar bisa mengambil posisinya sebagai organis setelah Buxtehude pensiun tapi ternyata Buxtehude meminta Bach menjadi penerus keluarganya dengan menikahi anak tertua dari lima anaknya yang ditolak oleh Bach.
Bach ternyata tinggal selama kurang lebih tiga bulan dan lebih lama dari jangka waktu cuti yang diberikan dewan gereja. Bach ditegur dewan gereja, bukan karena keterlambatannya namun karena iringan-iringan koral untuk kebaktian dirasa terlalu sulit untuk diikuti oleh jemaat.
Pada tahun 1703, ia berhasil memenangkan perlombaan untuk menjadi pemain organ di gereja Santo Blasius, Mulhausen yang terletak sekitar 55 kilometer dari Arnstatdt. Di sini, Bach tertarik dengan Maria Barbara yang ternyata adalah sepupunya, mereka menikah pada tahun yang sama. Pada tahun 1708 Bach menggubah Gott is mein Konig (BWV 71).

Masa Ketiga

Bach dipanggil untuk menjadi pemain organ oleh pangeran Wilhelm Ernst, pangeran kota Weimar, yang sangat terkesan dengan permainan Bach dan mendorongnya untuk membuat lebih banyak komposisi. Bach tinggal di Weimar sampai tahun 1717. Pada tahun 1713, mengetahui Bach melamar suatu jabatan sebagai pemain organ di kota Halle, Pangeran Wilhelm melantik Bach menjadi konzertmeister dan menaikkan gajinya. Namun sebagai konsekuensinya, Bach harus menciptakan sebuah kantata setiap bulannya. Pada tahun 1716 jabatan Kapelmeister diganti oleh Georg Phillipe Telemann (1681-1767) yang merupakan komponis paling populer pada masa Bach. Pada tahun 1717 Bach diterima sebagai Kapelmeister oleh pangeran Leopold di Cothen dan meminta pengunduran diri kepada Pangeran Wilhelm. Permohonan Bach ditolak namun dia diijinkan ke Dresden untuk berlomba improvisasi dengan seorang pemain harpsikord dari Perancis, Louis Marchand. Pada bulan November, Bach dipecat secara tidak hormat oleh Pangeran Wilhelm.

Masa Keempat

Pangeran Leopold adalah majikan yang ramah dan seorang penganut Calvinisme. Bach tidak harus menciptakan musik gerejawi walau dia menciptakan kantata untuk peristiwa-peristiwa penting. Tugas utama Bach adalah menyediakan musik untuk hiburan pangeran. Pada tahun 1721 Bach menggubah enam konsertonya yang paling terkenal, yakni Brandenburg Concerto (BWV 1046-1051) yang didedikasikan untuk Pangeran Christian Ludwig dari Brandenburg. Komposisinya yang terkenal Toccata dan Fugue (BWV 565) untuk Organ diciptakan pada tahun 1720.
Bach juga menggubah lagu-lagu lain seperti Clavierbuchlein fur Wilhelm Friedmann Bach, dan buku pertama dari Das Wohltemperierte Clavier (BWV 846-869) .
Pada masa ini, istrinya meninggal pada usia 36 tahun dan Bach menikah dengan Anna Magdalena Wilcken pada tahun 1721. Mereka berdua dikaruniai 13 anak; Bach bahkan menciptakan beberapa buku musik khusus untuk istrinya. Dalam buku ini juga terdapat Minuet in G yang sangat terkenal itu. Pada saat yang sama Pengeran Leopold juga menikah dengan istri yang tidak begitu tertarik dengan musik sehingga kepentingan Bach di istana menurun.

Masa Kelima

Pada tahun 1722, Kuhnau, ketua musik sekolah St. Thomas di Leipzig meninggal. Bach mendapatkan jabatan tersebut; calon yang selain Bach adalah Telemann dan Graupner, namun Bach berhasil tepilih.
Pada masa ini Bach sangat rajin menggubah kantata-kantata namun juga penuh perselisihan dengan para pejabat Gereja. Bach menganggap mereka tidak mengerti keinginannya untuk memajukan musik gereja. Bach menggubah salah satu passion-nya yang paling terkenal, St. Matthew's Passion (BWV 244). Komposisinya ini mendapat sambutan meriah dari publik. Bach juga menggubah Mass in B minor yang dianggap karya teragung dari kantatanya.
Pada tahun 1742 Count Kaiserling mengirimkan Johann Gottlieb Goldberg agar Bach menggubah suatu komposisi yang lembut agar sang Count bisa tidur. Bach menggubah Goldberg Variations (BWV 988) Komposisi ini dianggap sebagai musik dalam bentuk tema dan variasi yang paling agung dalam repertoar musik keyboard.
Pada akhir hidupnya Bach menderita kebutaan, pada saat ini pula ia menggubah Die Kunst der Fugue 13 (BWV 1080). Suatu komposisi dengan bermacam variasi bentuk dari suatu tema fuga. Bach menulis komposisi ini dengan berbaring di tempat tidur dan mengeja not yang ada di kepalanya kepada istrinya. Bach meninggal dunia pada tahun 28 Juli 1750 dan karya ini tidak sempat diselesaikan.

Anak-anak Bach

Bach memiliki 7 anak dari istri pertama dan 13 anak dari istri kedua. Dari sekian banyak anak Bach beberapa di antaranya ada yang meninggal ketika masih muda. Kira-kira dalam keluarga Bach ada sekurang-kurangnya 52 orang musikus. Nama-nama beberapa anak Bach yang merupakan komponis adalah sebagai berikut.
  1. Wilhelm Friedemann Bach (anak pertama Bach).
  2. Carl Philipp Emanuel Bach (anak kedua Bach yang berhasil hidup sampai dewasa).
  3. Johann Christoph Friedrich Bach (anak termuda kedua Bach).
  4. Johann Christian Bach (anak termuda Bach).

Karya

Salah satu contoh komposisi yang dibuat oleh Johann Sebastian Bach:
Gnome-mime-audio-openclipart.svg
Wtk1-fugue2.mid
Berkas:Wtk1-fugue2.mid
Prelude No.2 In C Minor - Well-Tempered Clavier 1

Minggu, 03 April 2016

KEKINIAN


  okeh... kali ini gue mau jelasin masalah anak-anak remaja yang membuat perbedaan antara anak remaja dulu dengan sekarang.....anak reamaja jaman sekarang menurut gue berbeda banget dengan anak-anak remaja tahun 80-an kenapa? okeh gue jelasin di paragraf selanjutnya.....

    Yang menjadi perbedaan antara anak ramaja dulu dengan anak remaja sekarang adalah "zaman".... dulu jaman-jamannya gue umur 2 tahun gue minum susu Dencow (tentu ini bukan promosi dencow apa lagi promosi indomie rasa ayam kampung diulek) kalo jamannya bokap gue susunya adalah air TAJHIN..... sungguh ini membedakan antara jaman John lenon dengan jaman Aliando bukan????nah.... tapi ada juga hal yang sangat berbeda antara remaja dahulu kala ( 2000 tahun yang lalu) dengan remaja tahun 2016.....yaitu...KEKINIAN... anak remaja jaman kita ini sangat ngikutin jaman sehingga disebut kekinian, dari gaya bahasa yang mulai ALAY sok inggris tapi belom bisa sampe ke gaya berpacaran yang super menjijikan....

    Seperti yang udah gue jelasin di post sebelumnya, gimana anak jaman sekarang sangat tidak beretika saat bercinta (tentu ini menyindir saya yang jomblo) gue sering banget liat 2 pasang remaja yang berpacaran dipinggir jalan raya ( ini pacaran kok ngga modal ya??) lalu ada yang berpacaran di tempat umum seperti: halte, wartel, kantor pos, tempat parkir, taman suropati, sampai ke toilet umum... ini jelas mengganggu pemandangan publik ( bagi kalian yang begitu, sadar dan bertobatlah!! kalo ngga saya telepon pak jokowi nih.....hehehehe) beda banget sama sama gaya berpacaran jaman dulu yang baru ketemu aja dirumah si cewe misalnya.... yang mereka lakuin adalah liat-liatan selama dua jam....kalo jaman sekarang pasangan kekasih mana coba yang mau liat-liatan sampe 2 jam? tentu itu juga akan membosankan buat gue.... lagi pula jaman sekarang itu anak remaja jadi ngga berakhlak lagi kenapa? karena yaa lu bayangin aja sekarang kalo tahun baruan pasti kita banyak ngeliat remaja ngga sama keluarga melainkan sama pacar mereka....jelas ini membuat keharmosnisan dalam keluarga semakin luntur....kan kita ngga pernah denger gitu megantropus ereccttus  menikmati tahun barunya bersama homo species dan meninggalkan acara keluarga dan memilih membakar tirex berdua dengan sang kekasih......ini sangat menandakan ngga usah lah pacaran-pacaran kalo ngga ada biaya... ngga usah lah pacaran kalo pulsa masih minta ke nyokap.... ngga usah lah pacaran kalo akhirnya putus juga....kawin aja langsung......ini bukan gue jomblo ngajak-ngaja... tapi sepenglihatan gue, berdasarkan temen-temen gue yang udah punya pacar bahkan gonta-ganti hidupnya ngga bahagia-bahagia amat kok... malah lebih bahagiaan gue.....( ini gue serius loh....bercanda dikit...) nah mendingan kita pikirin masa depan aja.... pacaran mah gampang itu... suka ngga masalah tapi kita harus tetap focus akan masa depan kita okey???

Senin, 28 Maret 2016

Mengatasi Galau Dimasa Remaja

     Gue tahu banget kalau remaja itu sering banget galau apa lagi kalau abis putus....atau kalau lu jomblo, lu galau karena ngeliat dia sama orang laen....jiah nangis bombay dah tuh.... gue jelas tidak menyalahkan situasi ini dan tidak merasa kalian lebay tingkat dewa....karena sejujurnya gue pernah merasakn hal yang demikian sehingga gue bisa ceritain pengalaman gue.....
   
     Galau terparah gue waktu gue udah sayang-sayangnya sama orang yang gue suka dan suatu malam dia sms (dulu jamannya sms ngga ada whats app) kaya gini:" eh... Grace..." trus gue jawab:" ya ada apa? ada yang bisa saya bantu?" ( kan dulu masih norak banget gitu kalo di sms sama orang yang disuka.... itu aja hampir kencing dicelana....) dia bilang gini:" mau bantuin aku ngga ( jiahhh)?" trus gue jawab:" ada apa?" dia bilang :" aku suka sama orang, dia tetangga aku... cantik banget Grace.... lebih cantik dari kamu....maksud aku bantuin aku dapetin dia gitu...kan kamu tahu lah aku soal gini-ginian pengecut" trus gue ngais-ngais tanah sambil gigit-gigit trotoar manjat-manjat truk pake gigi....gila bukan? kekuatan galau dari remaja itu mampu menenggelamkan 1/4 bumi...( ini sih lebay banget gun.....)

      Tapi serius loh... kadang karena galau aja, remaja bisa ngga fokus sama tujuannya.....contoh nya kalau anak sekolah lagi galau di hari selasa yang d pelajaran PKN, MATH, SOSIOLOGI, EKONOMI. Nah bisa-bisa tuh 4 mata pelajaran anjlok banget nilainya...bahaya ngga sih menurut kalian dampak dari galaunya anak muda? nah...kita sebagai anak muda kan pasti punya tujuan hidup....ngga mungkin kan gitu kita lahir trus punya cita-cita mau mati di umur 14 setengah tahun 3 bulan 12 hari 4 jam 31 menit 44 detik.....??pasti kita punya cita-cita ya kan? nah dalam meraih cita-cita itu butuh upaya-upaya untuk meraihnya bukan? nah inilah yang gue maksud dimana kadang tuh kita ngga fokus lagi ngeraih tujuan hidup kita karena terhambat galau.....

      gue udah janji ngasih solusi buat kalian.....jiahhh... ngga ngasih solusi sih....cuman mau sharing aja karena gue pernah kaya gini nih.... ( gue ngga sebijak Mario Teguh Kelles.....) caranya...lakuin aja hobi lu...pasti lu suka kan??? misalnya lu galau karena diputusin, ya lu berfikir aja kalo pasti dia bukan jodoh yang tepat buat lu....mungkin lo bakal dapetin yang lebih baik dari dia....dan kalau lu galau karena cemburu dia sama yang laen....ya lu ngga usah ngurusin banget lah lu ngapain sekarang nangis bombay....ya kan... buang-buang air mata...itu tentu menyusahkan jiwa...mendingan kita deketin diri sama Tuhan yang ngga pernah mengecewakan kita.... ya kan???? nah marilah kita ngga usah muluk-muluk...kalau udah ngerasa orang yang kita suka sepertinya memilih yang lain (kaya gue...NYESEK )kita ngga usah galau.... ya... mungkin emang belom waktunya sama dia jadi jangan mau ditaklukan oleh galau tapi taklukanlah galaumu!!!!!

Minggu, 27 Maret 2016

Tunggu waktu yang tepat

    oke gue say hai lagi buat para pembaca......kali ini gue mau jelasin tentang gimana kita sebagai remaja harus bisa menunggu waktu yang tepat....waktu apa sih? gue akan jelasin di paragraf selanjutnya....
  
   Terkadang sebagai remaja kita terlalu terburu-buru dalam  mengambil keputusan, terutama mengenai berpacaran.... baru 15 tahun udah pacaran padahal jajanannya masih teh sisri rasa gula batu....masih jajan chiki komo....masih jajan chiki zeki...... ya ellah....sakit aja masih ngerengek manggil-manggil mama.... tapi udah pacaran.....kita mesti tahu kapan seharusnya kita berpacaran....menurut kalian, lazim ngga sih anak SMP pacaran?? pacaran itu adalah persiapan untuk menikah.....kalo lu udah pacaran dari SD.... berarti kira-kira 2 tahun lagi lu udah siap kawin...yaa paling ngga kelas 2 SMP lu udah punya suami/istri..... ya lu bayangin aja sendiri....lu masih 15 tahun udah punya baby..... anak udah dua.....idih gue geli.......

   seperti yang sudah pernah gue katakan si post sebelumnya...dari jaman dulu emang udah ada pacaran tapi jaman dulu tuh ngga selebay sekarang....apa lagi sinetron anak-anak SMA  jaman sekarang ngga ada yang mendidik... kenapa? ya.... coba lu bayangin aja.... sekolah mana sih yang sebelum masuk selokah pelukan...keluar kelas pelukan....keluar sekolah pelukan.....dirumah temen pelukan...pake motor gede cewenya meluk cowonya dari belakang.....ini mah film specialis pelukan namanya.....dalam realita emang bisa gitu lu sama pacar lu misalnya lagi di panggil sama kepala sekolah terus lu diomelin kepala sekolah terus lu  pelukan gitu sama pacar lu? kalo ngga dikeluarin dari sekolah.......

   nah.. disini tuh maksud gue gitu....kita kadang ngga sabaran maunya buru-buru pacaran dengan alasan ntar jodohku diambil orang....ngga usah takut kehabisan....Tuhan udah nentuin yang tepat buat kita dan ngga ada alasan untuk keburu-buru pacaran...malah yang buru-buru itulah yang jadinya ngga bener...sekarang kan lebih baik menunggu dan pada akhirnya mendapatkan yang tepat diwaktu yang tepat dibanding mendapatkan dengan tergesah-gesah ehhh akhirnya menyesal...basi men.... mendingan kita sabar aja karena pasti segala sesuatu ada waktunya  (pengkotbah 3:1-15)

Minggu, 20 Maret 2016



“Remaja yang Berpendirian

Nah…. Gue say hay lagi sama pembaca blog gue………. Ya… mungkin elo bertanya-tanya kenapa ada tampang Ahok di situ… mungkin elo salah satu pendukung Ahmad dhani untuk menjadi gubernur yang baru… gue ngga bermaksud kampanye… tapi Ahok adalah salah satu idola gue dari si Ahok jadi bupati di Bangka Belitung sampai sekarang. Ini sekedar apa yang ada diotak gue tentang si Ahok , Beliau adalah sosok yang berpendirian walaupun banyak banget yang ngehujat die (ngiri kali ye…) dan banyak banget yang usaha mati-matian buat ngejatohin dia…( gue doain biar mati beneran hahahah) tapi apa yang beliau lakukan?  Dia ngga takut sama sekali…padahal pernah juga berhadapan dengan pentolan se-Tanah Abang… ( gue bukan sebut merek tapi hal ini sudah terungkap dan menjadi rahasia umum) dan salah satu sikap beliau yang paling gue acungin jempol adalah “BERPENDIRIAN”.
Tentu hal ini sulit sakali bagi anak muda untuk punya pendirian untuk suatu hal yang mereka anggep bener. Anak muda jaman sekarang lebih ngikuti “ lagi trend apa nih???” tapi anak muda yang berpendirianlah yang akan menjadi orang yang dibutuhkan dibangsa ini. Sesuai dengan post gue  beberapa hari yang lalu, kedewasaan kita ngga diukur dari usia tapi dari setiap tanggung jawab yang bisa kita lakukan, dan berpendirian juga termasuk tanggung jawab kita terhadap diri kita sendiri.
Banyak banget anak muda yang kalo lagi ngetrend pacaran sesama jenis, diikutin… kalo lagi ngetrend pacarin suami/ istri orang, ikutin…jangan jauh-jauh lah… contoh simple aja… ini lagi jaman-jamannya celana jogger  disekolah gue hampir semua temen gue beli dan yang ngga punya cuman… GUE…. Dan itu pertanda kalau anak muda jaman sekarang itu suka banget ngikutin jaman yang udah tau makin hari makin ancur…..
Gue ambil dari segi pacaran, mungkin elo bingung dan mulai bertanya “ kan pacaran udah dari dulu Grace…”. Yap….pacaran emang dari jaman neneknya nenek nenek gue juga udah ada…dari jaman megantropus erectus juga udah ada… mungkin homo species pacaran dibawah gua-gua yang lembab sambil nyalain api unggun bakar sate sayap lalet dan sate daging tirex mesra-mesraan…. Nah…. Ini terbukti kalo pacaran itu dah lama banget tapi yang jadi perbedaan adalah kalo jaman dulu pacarannya tuh ngga pake sex bebas….lu ngga pernah denger kan berita kaya gini: “ megantropus erectus dibawah umur hamil diluar nikah…diduga karena berkenalan dengan homo species di facebook dan bertemu dan akhirnya si homo species hilaf…” ngga pernah kan??? Nah makanya ini yang mesti dirubah dari remaja jaman sekarang yang bercinta aja pake dosa dulu……
Kita mesti buang tuh kelakuan-kelakuan kita yang kalo lagi bercinta itu malah menjijikan…. Lebih baik dibatas normal aja….kita harus punya pendirian yang kuat…ngga mungkin kalo lu taat beragama, elu ngga jaga kekudusan dimasa keremajaan elu….kita harus kuat dan tetap berpendirian akan hal yang benar ( seperti idola saya itu…hehehehe)