Johann Sebastian Bach
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Johann Sebastian Bach
Johann Sebastian Bach (lahir di
Eisenach,
Jerman,
21 Maret 1685 – meninggal
28 Juli 1750 pada umur 65 tahun) adalah seorang
komponis Jerman. Ia menggubah musik untuk
alat musik organ,
harpsichord,
clavichord, dan juga untuk
orkestra. Ia telah menggubah lebih dari 1000 lagu. Set lagu oleh Bach
Brandenburg Concertos, lagu gereja
Mass in B minor, adalah yang paling terkenal.
Biografi
Para
musikolog
membagi seluruh komposisi Bach dalam lima masa, masing-masing komposisi
memperlihatkan perbedaan gaya yang cukup spesifik jika saling
dibandingkan tahun pembuatannya. Yang membuat gaya lagu Bach berbeda
dari yang lain adalah bahwa semua lagu yang dibuatnya baik lagu
Jesu Joy of Man's Desiring atau lagu yang kebanyakan dibuatnya ditujukan untuk Tuhan.
Masa Pertama
Johann Sebastian Bach lahir pada tanggal
21 Maret 1685 di kota
Eisenach,
Jerman. Ayahnya bernama
Johann Ambrosius Bach, dia adalah seorang pemain terompet dan dirigen orkes kota tersebut
[2]. Johann Sebastian adalah anak bungsu dari delapan bersaudara. Pada saat orangtua Bach meninggal pada tahun
1695 dia pindah ke
Ohrdruf dan diasuh oleh kakak laki-lakinya,
Johann Christoph Bach. Di
Ohrdruf, Bach melanjutkan pendidikannya ke sekolah
Lyceum. Bach cukup berprestasi di sekolahnya, dari kakaknya Bach diajarkan bermain
organ dan kemungkinan juga belajar bermain
biola.
Bach belajar sendiri ilmu komposisi dengan cara biasa dan lazim pada
zaman itu, yaitu menyalin buku musik komposisi-komposisi komponis
Barok.
Pada umur 15 tahun, Bach terpaksa keluar dari rumah kakaknya karena
jumlah anggota keluarga mereka terus bertambah. Bach melalui perantaraan
pemimpin musik sekolahnya menjadi anggota penyanyi
koor di gereja Michaliskirche, di kota
Luneburg. Bach bertemu dengan komponis penting pada masa itu,
George Boehm (1661-1773), Bach kemudian menjadi muridnya dalam bidang komposisi.
Masa Kedua
Pada tahun
1702, pada Bach berangkat dari Luneburg dan mencari pekerjaan sebagai
organis.
Pekerjaan sebagai organis umumnya diberikan pada kepada pemusik yang
menang dalam lomba improvisasi untuk organ. Bach memenangkan lomba
tersebut dan mendapat jabatan di kota
Sangerhausen, namun pangeran setempat tak setuju dan mengangkat orang yang lebih tua dari Bach. Pada tahun
1703, Bach mendapat tugas sebagai pelayan dalam memainkan musik untuk salah satu pangeran di
Weimar,
pada masa tersebut Weimar diperintah oleh dua pangeran. Pangeran
pertama adalah pimpinan dan yang kedua adalah wakilnya. Pada tahun yang
sama, Bach mendapat pekerjaan sebagai pemain organ di gereja kota
Arnstadt.
Pada masa ini Bach mengalami konflik dengan para anggota koor, dia tak
dapat bekerja sama dengan anggota koor sehingga sering terjadi kesulitan
dan berselisih paham dalam latihan koor.
Pada tahun
1705, Bach diizinkan cuti dan ia pergi kota
Lubeck untuk mendengarkan penampilan
Dietrich Buxtehude,
Bach mengharapkan agar bisa mengambil posisinya sebagai organis setelah
Buxtehude pensiun tapi ternyata Buxtehude meminta Bach menjadi penerus
keluarganya dengan menikahi anak tertua dari lima anaknya yang ditolak
oleh Bach.
Bach ternyata tinggal selama kurang lebih tiga bulan dan lebih lama
dari jangka waktu cuti yang diberikan dewan gereja. Bach ditegur dewan
gereja, bukan karena keterlambatannya namun karena iringan-iringan koral
untuk kebaktian dirasa terlalu sulit untuk diikuti oleh jemaat.
Pada tahun 1703, ia berhasil memenangkan perlombaan untuk menjadi pemain organ di gereja Santo Blasius,
Mulhausen
yang terletak sekitar 55 kilometer dari Arnstatdt. Di sini, Bach
tertarik dengan Maria Barbara yang ternyata adalah sepupunya, mereka
menikah pada tahun yang sama. Pada tahun 1708 Bach menggubah
Gott is mein Konig (
BWV 71).
Masa Ketiga
Bach dipanggil untuk menjadi pemain organ oleh pangeran
Wilhelm Ernst,
pangeran kota Weimar, yang sangat terkesan dengan permainan Bach dan
mendorongnya untuk membuat lebih banyak komposisi. Bach tinggal di
Weimar sampai tahun
1717. Pada tahun
1713, mengetahui Bach melamar suatu jabatan sebagai pemain organ di kota
Halle, Pangeran Wilhelm melantik Bach menjadi
konzertmeister dan menaikkan gajinya. Namun sebagai konsekuensinya, Bach harus menciptakan sebuah
kantata setiap bulannya. Pada tahun
1716 jabatan
Kapelmeister diganti oleh
Georg Phillipe Telemann (1681-1767) yang merupakan komponis paling populer pada masa Bach. Pada tahun
1717 Bach diterima sebagai
Kapelmeister oleh
pangeran Leopold di
Cothen dan meminta pengunduran diri kepada Pangeran Wilhelm. Permohonan Bach ditolak namun dia diijinkan ke
Dresden untuk berlomba improvisasi dengan seorang pemain
harpsikord dari Perancis,
Louis Marchand. Pada bulan November, Bach dipecat secara tidak hormat oleh Pangeran Wilhelm.
Masa Keempat
Pangeran Leopold adalah majikan yang ramah dan seorang penganut
Calvinisme.
Bach tidak harus menciptakan musik gerejawi walau dia menciptakan
kantata untuk peristiwa-peristiwa penting. Tugas utama Bach adalah
menyediakan musik untuk hiburan pangeran. Pada tahun
1721 Bach menggubah enam konsertonya yang paling terkenal, yakni
Brandenburg Concerto (BWV 1046-1051) yang didedikasikan untuk
Pangeran Christian Ludwig dari
Brandenburg. Komposisinya yang terkenal
Toccata dan Fugue (BWV 565) untuk Organ diciptakan pada tahun
1720.
Bach juga menggubah lagu-lagu lain seperti
Clavierbuchlein fur Wilhelm Friedmann Bach, dan buku pertama dari
Das Wohltemperierte Clavier (BWV 846-869) .
Pada masa ini, istrinya meninggal pada usia 36 tahun dan Bach menikah dengan
Anna Magdalena Wilcken pada tahun
1721.
Mereka berdua dikaruniai 13 anak; Bach bahkan menciptakan beberapa buku
musik khusus untuk istrinya. Dalam buku ini juga terdapat
Minuet in G
yang sangat terkenal itu. Pada saat yang sama Pengeran Leopold juga
menikah dengan istri yang tidak begitu tertarik dengan musik sehingga
kepentingan Bach di istana menurun.
Masa Kelima
Pada tahun
1722,
Kuhnau, ketua musik sekolah St. Thomas di
Leipzig meninggal. Bach mendapatkan jabatan tersebut; calon yang selain Bach adalah Telemann dan Graupner, namun Bach berhasil tepilih.
Pada masa ini Bach sangat rajin menggubah kantata-kantata namun juga
penuh perselisihan dengan para pejabat Gereja. Bach menganggap mereka
tidak mengerti keinginannya untuk memajukan
musik gereja. Bach menggubah salah satu
passion-nya yang paling terkenal,
St. Matthew's Passion (BWV 244). Komposisinya ini mendapat sambutan meriah dari publik. Bach juga menggubah
Mass in B minor yang dianggap karya teragung dari kantatanya.
Pada tahun
1742 Count Kaiserling mengirimkan
Johann Gottlieb Goldberg agar Bach menggubah suatu komposisi yang lembut agar sang Count bisa tidur. Bach menggubah
Goldberg Variations (BWV 988) Komposisi ini dianggap sebagai musik dalam bentuk tema dan variasi yang paling agung dalam repertoar musik
keyboard.
Pada akhir hidupnya Bach menderita
kebutaan, pada saat ini pula ia menggubah
Die Kunst der Fugue 13 (BWV 1080). Suatu komposisi dengan bermacam variasi bentuk dari suatu tema
fuga.
Bach menulis komposisi ini dengan berbaring di tempat tidur dan mengeja
not yang ada di kepalanya kepada istrinya. Bach meninggal dunia pada
tahun
28 Juli 1750 dan karya ini tidak sempat diselesaikan.
Anak-anak Bach
Bach memiliki 7 anak dari istri pertama dan 13 anak dari istri kedua.
Dari sekian banyak anak Bach beberapa di antaranya ada yang meninggal
ketika masih muda. Kira-kira dalam keluarga Bach ada sekurang-kurangnya
52 orang musikus. Nama-nama beberapa anak Bach yang merupakan komponis
adalah sebagai berikut.
- Wilhelm Friedemann Bach (anak pertama Bach).
- Carl Philipp Emanuel Bach (anak kedua Bach yang berhasil hidup sampai dewasa).
- Johann Christoph Friedrich Bach (anak termuda kedua Bach).
- Johann Christian Bach (anak termuda Bach).
Karya
Salah satu contoh
komposisi yang dibuat oleh Johann Sebastian Bach: